<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>oscorner.web.id</title>
	<atom:link href="http://oscorner.web.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://oscorner.web.id</link>
	<description>Just for Fun</description>
	<lastBuildDate>Fri, 22 Jan 2010 17:36:40 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>Lima Syarat Melakukan Maksiat</title>
		<link>http://oscorner.web.id/2009/12/lima-syarat-melakukan-maksiat/</link>
		<comments>http://oscorner.web.id/2009/12/lima-syarat-melakukan-maksiat/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 16 Dec 2009 05:16:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oscorner</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oscorner.web.id/?p=197</guid>
		<description><![CDATA[LIMA SYARAT MELAKUKAN MAKSIAT
Suatu hari ada seorang lelaki yang menemui Ibrahim bin Adham. Dia berkata, &#8221;Wahai Aba Ishak! Selama ini aku gemar bermaksiat. Tolong berikan aku nasihat. Setelah mendengar perkataan tersebut Ibrahim berkata, &#8221;Jika kamu mau menerima lima syarat dan mampu melaksanakannya, maka boleh saja kamu melakukan maksiat.&#8221; Lelaki itu dengan penasaran bertanya. &#8221;Apa saja [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">LIMA SYARAT MELAKUKAN MAKSIAT</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Suatu hari ada seorang lelaki yang menemui Ibrahim bin Adham. Dia berkata, &#8221;Wahai Aba Ishak! Selama ini aku gemar bermaksiat. Tolong berikan aku nasihat. Setelah mendengar perkataan tersebut Ibrahim berkata, &#8221;Jika kamu mau menerima lima syarat dan mampu melaksanakannya, maka boleh saja kamu melakukan maksiat.&#8221; Lelaki itu dengan penasaran bertanya. &#8221;Apa saja syarat-syarat itu, wahai Aba Ishak?&#8221; Ibrahim bin Adham berkata,</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">&#8221;Syarat pertama, jika kamu bermaksiat kepada Allah, jangan memakan rezekinya.&#8221;</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Mendengar itu dia mengernyitkan kening seraya berkata, &#8221;Lalu aku mau makan dari mana? Bukankah semua yang ada di bumi ini rezeki Allah? &#8221;Ya,&#8221; tegas Ibrahim bin Adham. &#8221;Kalau kamu sudah memahaminya, masih pantaskah memakan rezekinya, sementara kamu selalu berkeinginan melanggar larangan-Nya?&#8221;</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">&#8221;Yang kedua,&#8221; kata Ibrahim, &#8221;kalau mau bermaksiat, jangan tinggal dibumi-Nya!</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Syarat ini membuat lelaki itu kaget setengah mati. Ibrahim kembali berkata kepadanya, &#8221;Wahai Abdullah, pikirkanlah, apakah kamu layak memakan rezeki-Nya dan tinggal di bumi-Nya, sementara kamu melanggar segala larangan-Nya?&#8221; &#8221;Ya, Anda benar,&#8221; kata lelaki itu. Dia kemudian menanyakan syarat yang ketiga. Ibrahim menjawab,</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">&#8221;Kalau kamu masih mau bermaksiat, carilah tempat tersembunyi yang tidak dapat terlihat oleh-Nya!&#8221;</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Lelaki itu kembali terperanjat dan berkata, &#8221;Wahai Ibrahim, ini nasihat macam apa? Mana mungkin Allah tidak melihat kita?&#8221; &#8221;Nah, kalau memang yakin demikian, apakah kamu masih berkeinginan berlaku maksiat?&#8221; kata Ibrahim. Lelaki itu mengangguk dan meminta syarat yang keempat. Ibrahim melanjutkan,</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">&#8221;Kalau malaikat maut datang hendak mencabut rohmu,katakanlah kepadanya, &#8216;Mundurkan kematianku dulu. Aku masih mau bertobat dan melakukan amal saleh&#8217;.&#8221;</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Kembali lelaki itu menggelengkan kepala dan segera tersadar, &#8221;Wahai Ibrahim, mana mungkin malaikat maut akan memenuhi permohonanku?&#8221; &#8221;Wahai Abdullah, kalau kamu sudah meyakini bahwa kamu tidak bisa menunda dan mengundurkan datangnya kematianmu, lalu bagaimana engkau bisa lari dari murka Allah?&#8221; &#8221;Baiklah, apa syarat yang kelima?&#8221; Ibrahim pun menjawab,</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">&#8221;Wahai Abdullah kalau malaikat Zabaniyah datang hendak menggiringmu ke api neraka di hari kiamat nanti, jangan engkau mau ikut bersamanya.&#8221;</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Perkataan tersebut membuat lelaki itu tersadar. Dia berkata, &#8221;Wahai Aba Ishak, sudah pasti malaikat itu tidak membiarkan aku menolak kehendaknya.&#8221; Dia tidak tahan lagi mendengar perkataan Ibrahim. Air matanya bercucuran. &#8221;Mulai saat ini aku bertobat kepada Allah,&#8221; katanya sambil terisak.</div>
<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Demi Allah semua perbuatan kita di dunia akan bersaksi………………..!!!!!!!!!</div>
<p>Suatu hari ada seorang lelaki yang menemui Ibrahim bin Adham. Dia berkata, &#8221;Wahai Aba Ishak! Selama ini aku gemar bermaksiat. Tolong berikan aku nasihat. Setelah mendengar perkataan tersebut Ibrahim berkata, &#8221;Jika kamu mau menerima lima syarat dan mampu melaksanakannya, maka boleh saja kamu melakukan maksiat.&#8221; Lelaki itu dengan penasaran bertanya. &#8221;Apa saja syarat-syarat itu, wahai Aba Ishak?&#8221; Ibrahim bin Adham berkata,</p>
<p><strong><span id="more-197"></span><br />
</strong></p>
<p><strong>&#8221;Syarat pertama, jika kamu bermaksiat kepada Allah, jangan memakan rezekinya.&#8221; </strong></p>
<p>Mendengar itu dia mengernyitkan kening seraya berkata, &#8221;Lalu aku mau makan dari mana? Bukankah semua yang ada di bumi ini rezeki Allah? &#8221;Ya,&#8221; tegas Ibrahim bin Adham. &#8221;Kalau kamu sudah memahaminya, masih pantaskah memakan rezekinya, sementara kamu selalu berkeinginan melanggar larangan-Nya?&#8221;</p>
<p><strong>&#8221;Yang kedua,&#8221; kata Ibrahim, &#8221;kalau mau bermaksiat, jangan tinggal dibumi-Nya! </strong></p>
<p>Syarat ini membuat lelaki itu kaget setengah mati. Ibrahim kembali berkata kepadanya, &#8221;Wahai Abdullah, pikirkanlah, apakah kamu layak memakan rezeki-Nya dan tinggal di bumi-Nya, sementara kamu melanggar segala larangan-Nya?&#8221; &#8221;Ya, Anda benar,&#8221; kata lelaki itu. Dia kemudian menanyakan syarat yang ketiga. Ibrahim menjawab,</p>
<p><strong>&#8221;Kalau kamu masih mau bermaksiat, carilah tempat tersembunyi yang tidak dapat terlihat oleh-Nya!&#8221; </strong></p>
<p>Lelaki itu kembali terperanjat dan berkata, &#8221;Wahai Ibrahim, ini nasihat macam apa? Mana mungkin Allah tidak melihat kita?&#8221; &#8221;Nah, kalau memang yakin demikian, apakah kamu masih berkeinginan berlaku maksiat?&#8221; kata Ibrahim. Lelaki itu mengangguk dan meminta syarat yang keempat. Ibrahim melanjutkan,</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>&#8221;Kalau malaikat maut datang hendak mencabut rohmu,katakanlah kepadanya, &#8216;Mundurkan kematianku dulu. Aku masih mau bertobat dan melakukan amal saleh&#8217;.&#8221; </strong></p>
<p>Kembali lelaki itu menggelengkan kepala dan segera tersadar, &#8221;Wahai Ibrahim, mana mungkin malaikat maut akan memenuhi permohonanku?&#8221; &#8221;Wahai Abdullah, kalau kamu sudah meyakini bahwa kamu tidak bisa menunda dan mengundurkan datangnya kematianmu, lalu bagaimana engkau bisa lari dari murka Allah?&#8221; &#8221;Baiklah, apa syarat yang kelima?&#8221; Ibrahim pun menjawab,</p>
<p><strong>&#8221;Wahai Abdullah kalau malaikat Zabaniyah datang hendak menggiringmu ke api neraka di hari kiamat nanti, jangan engkau mau ikut bersamanya.&#8221; </strong></p>
<p>Perkataan tersebut membuat lelaki itu tersadar. Dia berkata, &#8221;Wahai Aba Ishak, sudah pasti malaikat itu tidak membiarkan aku menolak kehendaknya.&#8221; Dia tidak tahan lagi mendengar perkataan Ibrahim. Air matanya bercucuran. &#8221;Mulai saat ini aku bertobat kepada Allah,&#8221; katanya sambil terisak.</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong>Demi Allah semua perbuatan kita di dunia akan bersaksi………………..!!!!!!!!!</strong></p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Foscorner.web.id%2F2009%2F12%2Flima-syarat-melakukan-maksiat%2F&amp;linkname=Lima%20Syarat%20Melakukan%20Maksiat"><img src="http://oscorner.web.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oscorner.web.id/2009/12/lima-syarat-melakukan-maksiat/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>22</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Pasangan Hidup</title>
		<link>http://oscorner.web.id/2009/12/pasangan-hidup/</link>
		<comments>http://oscorner.web.id/2009/12/pasangan-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Dec 2009 04:00:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oscorner</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oscorner.web.id/?p=190</guid>
		<description><![CDATA[Suatu ketika, ada seorang pedagang kaya yang mempunyai 4 orang istri. Dia mencintai istri yang keempat, dan menganugerahinya  harta dan kesenangan yang banyak. Sebab, dialah yang tercantik  diantara semua istrinya. Pria ini selalu memberikan yang terbaik buat istri keempatnya ini. Pedagang itu juga mencintai istrinya yang ketiga. Dia sangat bangga dengan istrinya ini, dan selalu [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="_mcePaste" style="position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px; overflow-x: hidden; overflow-y: hidden;">Suatu ketika, ada seorang pedagang kaya yang mempunyai 4 orang istri. Dia mencintai istri yang keempat, dan menganugerahinya  harta dan kesenangan yang banyak. Sebab, dialah yang tercantik  diantara semua istrinya. Pria ini selalu memberikan yang terbaik buat istri keempatnya ini. Pedagang itu juga mencintai istrinya yang ketiga. Dia sangat bangga dengan istrinya ini, dan selalu berusaha untuk memperkenalkan wanita ini kepada semua temannya. Namun, ia juga selalu khawatir kalau istrinya ini akan lari dengan pria yang lain. Begitu juga dengan istri yang kedua. Ia pun sangat menyukainya. Ia  adalah istri yang sabar dan pengertian. Kapan pun pedagang ini  mendapat masalah, dia selalu meminta pertimbangan istrinya ini. Dialah tempat bergantung. Dia selalu menolong dan mendampingi suaminya, melewati masa-masa yang sulit.  Sama halnya dengan istri yang pertama. Dia adalah pasangan yang sangat setia. Dia selalu membawa perbaikan bagi kehidupan keluarga ini. Dia lah yang merawat dan mengatur semua kekayaan dan usaha sang suami. Akan tetapi, sang pedagang, tak begitu mencintainya. Walaupun sang istri pertama ini begitu sayang padanya, namun, pedagang ini tak begitu mempedulikannya. Suatu ketika, si pedagang sakit. Lama kemudian, ia menyadari, bahwa ia akan segera meninggal. Dia meresapi semua kehidupan indahnya, dan berkata dalam hati. &#8220;Saat ini, aku punya 4 orang istri. Namun, saat aku meninggal, aku akan sendiri. Betapa menyedihkan jika aku harus hidup sendiri.&#8221; Lalu, ia meminta semua istrinya datang, dan kemudian mulai bertanya pada istri keempatnya. &#8220;Kaulah yang paling kucintai, kuberikan kau gaun dan perhiasan yang indah. Nah, sekarang, aku akan mati, maukah kau mendampingiku dan menemaniku?  Ia terdiam. &#8220;Tentu saja tidak,&#8221; jawab istri keempat, dan pergi begitu saja tanpa berkata-kata lagi. Jawaban itu sangat menyakitkan hati. Seakan-akan, ada pisau yang terhunus dan mengiris-iris hatinya. Pedagang yang sedih itu lalu bertanya pada istri ketiga. &#8220;Akupun mencintaimu sepenuh hati, dan saat ini, hidupku akan berakhir. Maukah kau ikut denganku, dan menemani akhir hayatku?&#8221;. Istrinya menjawab, &#8220;Hidup begitu indah disini. Aku akan menikah lagi jika kau mati&#8221;. Sang pedagang begitu terpukul dengan ucapan ini. Badannya mulai merasa demam. Lalu, ia bertanya pada istri keduanya. &#8220;Aku selalu berpaling padamu setiap kali mendapat masalah. Dan kau selalu mau membantuku. Kini, aku butuh sekali pertolonganmu. Kalau ku mati, maukah kau ikut dan mendampingiku? Sang istri menjawab pelan,&#8221;Maafkan aku,&#8221; ujarnya &#8220;Aku tak bisa menolongmu kali ini. Aku hanya bisa mengantarmu hingga ke liang kubur saja. Nanti, akan kubuatkan makam yang indah buatmu&#8221;. Jawaban itu seperti kilat yang menyambar. Sang pedagang kini merasa putus asa. Tiba-tiba terdengar sebuah suara. &#8220;Aku akan tinggal denganmu. Aku akan ikut kemanapun kau pergi. Aku, takakan meninggalkanmu, aku akan setia bersamamu&#8221;. Sang pedagang lalu menoleh ke samping, dan mendapatiistri pertamanya di sana. Dia tampak begitu kurus. Badannya tampak seperti orang yang kelaparan. Merasamenyesal, sang pedagang lalu bergumam, &#8220;Kalau saja, aku bisa merawatmu lebih baik saat ku mampu, tak akankubiarkan kau seperti ini, istriku.&#8221; Sesungguhnya kita punya 4 orang istri dalam hidup ini. Istri yang keempat, adalah tubuh kita. Seberapa pun banyak waktu dan biaya yang kita keluarkan untuk tubuh kita supaya tampak indah dan gagah, semuanya akan hilang. Ia akan pergi segera kalau kita meninggal. Tak ada keindahan dan kegagahan yang tersisa saat kita menghadap-Nya. Istri yang ketiga, adalah status sosial dan kekayaan. Saat kita meninggal, semuanya akan pergi kepada yang lain. Mereka akan berpindah, dan melupakan kita yang pernah memilikinya. Sedangkan istri yang kedua, adalah kerabat dan teman-teman. Seberapa pun dekat hubungan kita dengan mereka, mereka tak akan bisa bersama kita selamanya. Hanya sampai kuburlah mereka akan menemani kita. Dan, teman, sesungguhnya, istri pertama kita adalah  jiwa dan amal kita. Mungkin, kita sering mengabaikan, dan melupakannya demi kekayaan dan kesenangan pribadi. Namun, sebenarnya, hanya jiwa dan amal kita sajalah yang mampu untuk terus setia dan mendampingi kemanapun kita melangkah. Hanya amal yang akan terbawa kelak. Jadi, selagi mampu, perlakukanlah jiwa dan amal kita dengan bijak. Jangan sampai kita menyesal belakangan.</div>
<p>Suatu ketika, ada seorang pedagang kaya yang mempunyai 4 orang istri. Dia mencintai istri yang keempat, dan menganugerahinya  harta dan kesenangan yang banyak. Sebab, dialah yang tercantik  diantara semua istrinya. Pria ini selalu memberikan yang terbaik buat istri keempatnya ini.<span id="more-190"></span></p>
<p>Pedagang itu juga mencintai istrinya yang ketiga. Dia sangat bangga dengan istrinya ini, dan selalu berusaha untuk memperkenalkan wanita ini kepada semua temannya. Namun, ia juga selalu khawatir kalau istrinya ini akan lari dengan pria yang lain.</p>
<p>Begitu juga dengan istri yang kedua. Ia pun sangat menyukainya. Ia  adalah istri yang sabar dan pengertian. Kapan pun pedagang ini  mendapat masalah, dia selalu meminta pertimbangan istrinya ini. Dialah tempat bergantung. Dia selalu menolong dan mendampingi suaminya, melewati masa-masa yang sulit.</p>
<p>Sama halnya dengan istri yang pertama. Dia adalah pasangan yang sangat setia. Dia selalu membawa perbaikan bagi kehidupan keluarga ini. Dia lah yang merawat dan mengatur semua kekayaan dan usaha sang suami. Akan tetapi, sang pedagang, tak begitu mencintainya. Walaupun sang istri pertama ini begitu sayang padanya, namun, pedagang ini tak begitu mempedulikannya.</p>
<p>Suatu ketika, si pedagang sakit. Lama kemudian, ia menyadari, bahwa ia akan segera meninggal. Dia meresapi semua kehidupan indahnya, dan berkata dalam hati. &#8220;Saat ini, aku punya 4 orang istri. Namun, saat aku meninggal, aku akan sendiri. Betapa menyedihkan jika aku harus hidup sendiri.&#8221; Lalu, ia meminta semua istrinya datang, dan kemudian mulai bertanya pada istri keempatnya. &#8220;Kaulah yang paling kucintai, kuberikan kau gaun dan perhiasan yang indah. Nah, sekarang, aku akan mati, maukah kau mendampingiku dan menemaniku?  Ia terdiam. &#8220;Tentu saja tidak,&#8221; jawab istri keempat, dan pergi begitu saja tanpa berkata-kata lagi. Jawaban itu sangat menyakitkan hati. Seakan-akan, ada pisau yang terhunus dan mengiris-iris hatinya.</p>
<p>Pedagang yang sedih itu lalu bertanya pada istri ketiga. &#8220;Akupun mencintaimu sepenuh hati, dan saat ini, hidupku akan berakhir. Maukah kau ikut denganku, dan menemani akhir hayatku?&#8221;. Istrinya menjawab, &#8220;Hidup begitu indah disini. Aku akan menikah lagi jika kau mati&#8221;. Sang pedagang begitu terpukul dengan ucapan ini. Badannya mulai merasa demam.</p>
<p>Lalu, ia bertanya pada istri keduanya. &#8220;Aku selalu berpaling padamu setiap kali mendapat masalah. Dan kau selalu mau membantuku. Kini, aku butuh sekali pertolonganmu. Kalau ku mati, maukah kau ikut dan mendampingiku? Sang istri menjawab pelan,&#8221;Maafkan aku,&#8221; ujarnya &#8220;Aku tak bisa menolongmu kali ini. Aku hanya bisa mengantarmu hingga ke liang kubur saja. Nanti, akan kubuatkan makam yang indah buatmu&#8221;. Jawaban itu seperti kilat yang menyambar. Sang pedagang kini merasa putus asa.</p>
<p>Tiba-tiba terdengar sebuah suara. &#8220;Aku akan tinggal denganmu. Aku akan ikut kemanapun kau pergi. Aku, takakan meninggalkanmu, aku akan setia bersamamu&#8221;. Sang pedagang lalu menoleh ke samping, dan mendapatiistri pertamanya di sana. Dia tampak begitu kurus. Badannya tampak seperti orang yang kelaparan. Merasamenyesal, sang pedagang lalu bergumam, &#8220;Kalau saja, aku bisa merawatmu lebih baik saat ku mampu, tak akankubiarkan kau seperti ini, istriku.&#8221;</p>
<p>Sesungguhnya kita punya 4 orang istri dalam hidup ini. Istri yang keempat, adalah tubuh kita. Seberapa pun banyak waktu dan biaya yang kita keluarkan untuk tubuh kita supaya tampak indah dan gagah, semuanya akan hilang. Ia akan pergi segera kalau kita meninggal. Tak ada keindahan dan kegagahan yang tersisa saat kita menghadap-Nya.</p>
<p>Istri yang ketiga, adalah status sosial dan kekayaan. Saat kita meninggal, semuanya akan pergi kepada yang lain. Mereka akan berpindah, dan melupakan kita yang pernah memilikinya.</p>
<p>Sedangkan istri yang kedua, adalah kerabat dan teman-teman. Seberapa pun dekat hubungan kita dengan mereka, mereka tak akan bisa bersama kita selamanya. Hanya sampai kuburlah mereka akan menemani kita.</p>
<p>Dan, teman, sesungguhnya, istri pertama kita adalah  jiwa dan amal kita. Mungkin, kita sering mengabaikan, dan melupakannya demi kekayaan dan kesenangan pribadi. Namun, sebenarnya, hanya jiwa dan amal kita sajalah yang mampu untuk terus setia dan mendampingi kemanapun kita melangkah. Hanya amal yang akan terbawa kelak.</p>
<p>Jadi, selagi mampu, perlakukanlah jiwa dan amal kita dengan bijak. Jangan sampai kita menyesal belakangan.</p>
<div></div>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Foscorner.web.id%2F2009%2F12%2Fpasangan-hidup%2F&amp;linkname=Pasangan%20Hidup"><img src="http://oscorner.web.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oscorner.web.id/2009/12/pasangan-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>DOa JodoH</title>
		<link>http://oscorner.web.id/2009/12/doa-jodoh/</link>
		<comments>http://oscorner.web.id/2009/12/doa-jodoh/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Dec 2009 08:21:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oscorner</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[jodoh]]></category>
		<category><![CDATA[love]]></category>
		<category><![CDATA[percintaan]]></category>
		<category><![CDATA[puisi cinta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oscorner.web.id/?p=187</guid>
		<description><![CDATA[Ya Allah&#8230;
Seandainya telah Engkau catatkan
dia akan mejadi teman menapaki hidup
Satukanlah hatinya dengan hatiku
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami
Agar kemesraan itu abadi
Dan ya Allah&#8230; ya Tuhanku yang Maha Mengasihi
Seiringkanlah kami melayari hidup ini
Ke tepian yang sejahtera dan abadi
Tetapi ya Allah&#8230;
Seandainya telah Engkau takdirkan&#8230;
Dia bukan milikku
Bawalah ia jauh dari pandanganku
Luputkanlah ia dari ingatanku
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku
Dan peliharalah [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ya Allah&#8230;<br />
Seandainya telah Engkau catatkan<br />
dia akan mejadi teman menapaki hidup<br />
Satukanlah hatinya dengan hatiku<br />
Titipkanlah kebahagiaan diantara kami<br />
<span id="more-187"></span>Agar kemesraan itu abadi<br />
Dan ya Allah&#8230; ya Tuhanku yang Maha Mengasihi<br />
Seiringkanlah kami melayari hidup ini<br />
Ke tepian yang sejahtera dan abadi</p>
<p>Tetapi ya Allah&#8230;<br />
Seandainya telah Engkau takdirkan&#8230;<br />
Dia bukan milikku<br />
Bawalah ia jauh dari pandanganku<br />
Luputkanlah ia dari ingatanku<br />
Ambillah kebahagiaan ketika dia ada disisiku</p>
<p>Dan peliharalah aku dari kekecewaan<br />
Serta ya Allah ya Tuhanku yang Maha Mengerti&#8230;<br />
Berikanlah aku kekuatan<br />
Melontar bayangannya jauh ke dada langit<br />
Hilang bersama senja nan merah<br />
Agarku bisa berbahagia walaupun tanpa bersama dengannya</p>
<p>Dan ya Allah yang tercinta&#8230;<br />
Gantikanlah yang telah hilang<br />
Tumbuhkanlah kembali yang telah patah<br />
Walaupun tidak sama dengan dirinya&#8230;.</p>
<p>Ya Allah ya Tuhanku&#8230;<br />
Pasrahkanlah aku dengan takdirMu<br />
Sesungguhnya apa yang telah Engkau takdirkan<br />
Adalah yang terbaik buatku<br />
Karena Engkau Maha Mengetahui<br />
Segala yang terbaik buat hambaMu ini</p>
<p>Ya Allah&#8230;<br />
Cukuplah Engkau saja yang menjadi pemeliharaku<br />
Di dunia dan di akhirat<br />
Dengarlah rintihan dari hambaMu yang daif ini</p>
<p>&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-<br />
Jangan Engkau biarkan aku sendirian<br />
Di dunia ini maupun di akhirat<br />
&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;&#8212;-</p>
<p>Menjuruskan aku ke arah kemaksiatan dan kemungkaran<br />
Maka kurniakanlah aku seorang pasangan yang beriman<br />
Supaya aku dan dia dapat membina kesejahteraan hidup<br />
Ke jalan yang Engkau ridhai<br />
Dan kurniakanlah padaku keturunan yang soleh</p>
<p>Amin&#8230; Ya Rabbal &#8216;Alamin</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Foscorner.web.id%2F2009%2F12%2Fdoa-jodoh%2F&amp;linkname=DOa%20JodoH"><img src="http://oscorner.web.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oscorner.web.id/2009/12/doa-jodoh/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>48</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Hari Guru..Nasib Guru Indonesia?</title>
		<link>http://oscorner.web.id/2009/11/hari-guru-nasib-guru-indonesia/</link>
		<comments>http://oscorner.web.id/2009/11/hari-guru-nasib-guru-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Nov 2009 02:08:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oscorner</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oscorner.web.id/?p=183</guid>
		<description><![CDATA[“terpujilah wahai engkau ibu bapak guru. Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku. Semua baktimu akan kuukir dalam hatiku, sebagai prasasti. Terima kasih ku untuk pengabdianmu. Engkau bagai pelita dalam kegelapan. Engkau laksana embun sejuk dalam kehausan. Engkau patriot pahlawan bangsa., tanpa tanda jasa.”
25 Nopember “Hari Guru” telah kita peringati bersama. Konon nasib pendidikan nasional Indonesia [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em>“terpujilah wahai engkau ibu bapak guru. Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku. Semua baktimu akan kuukir dalam hatiku, sebagai prasasti. Terima kasih ku untuk pengabdianmu. Engkau bagai pelita dalam kegelapan. Engkau laksana embun sejuk dalam kehausan. Engkau patriot pahlawan bangsa., tanpa tanda jasa.”</em><span id="more-183"></span></p>
<p>25 Nopember “<strong>Hari Guru</strong>” telah kita peringati bersama. Konon nasib pendidikan nasional Indonesia bukanlah ditangan konglomerat, eristrokat, dan teknokrat, bahkan bukan pula ditangan birokrat akan tetapi ditangan para guru. Namun anehnya jarang sekali para guru diajak bicara dalam menentukan masa depan pendidikan nasional alias nasib pendidikan di Indonesia.</p>
<p>Ketika jaman sebelum kemerdekaan, para guru justru sering diajak bicara dalam menentukan nasib pendidikan dinegeri ini. Guru pun pernah menunjukan kepahlawanannya terhadap kaum penjajah, misalnya dalam peristiwa <em>Onderwijs Ordonnatie</em> tahun 1932 yang dibawah kpemimpinan Bapak Pendidikan Nasional Ki Hajar Dewantara melawan kebijakan yang sewenang wenang dari Belanda. Dengan strateginya Litdelijk verset. Dengan keberaniannya itu guru pun semakin dihormati rakyat, dan yang lebih penting mempunyai peran dalam menentukan jalannya pendidikan nasional kedepan.</p>
<p>Akan tetapi sekarang mereka ( guru ) yang dibilang posisi strategis dalam menetukan pendidikan bangsa malah jarang diajak “Ngobrol” atau “Bercengkerama” untuk menentukan nasib pendidikan yang digelutinya setiap hari. Sungguh sungguh terjadi dan memprihatinkan sekali. Guru sebagai manusia yang cerdas meskipun tidak memiliki <em>political power </em>yang kuat, akan tetapi sebenarnya guru dan pemerintah mempunyai keinginan yang sama, yaitu memajukan pendidikan nasional. Guru menuntut untuk kesejahteraannya diperbaiki, sementara pemerintah menuntut untuk keprofesionalannya dibenahi. Bak gayung bersambut akhirnya perbaikan kesejahteraan guru berjalan beriringan dengan peningkatan keprofesionalannya.</p>
<p>Sebagai bentuk keprofesionalannya maka dikeluarkan sertifikasi pendidikan  yang dikeluarkan oleh pemerintah. Namun sertifikasi ini menimbulkan kecemburuan diantara guru, dikarenakan belum semua guru kita memperoleh sertifikasi ini sedangkan sertifikasi ini rencananya pada tahun 2010 mendatang akan diboikot oleh Forum Rektor LPTK.  Kalo saja sertifikasi ini dihentikan oleh pmerintah gara gara ancaman Forum Rekor LPTK maka ujung ujungnya nasib guru yang akan menjadi taruhannya.</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Foscorner.web.id%2F2009%2F11%2Fhari-guru-nasib-guru-indonesia%2F&amp;linkname=Hari%20Guru..Nasib%20Guru%20Indonesia%3F"><img src="http://oscorner.web.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oscorner.web.id/2009/11/hari-guru-nasib-guru-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>10 November, Menjadi Bangsa yang Besar</title>
		<link>http://oscorner.web.id/2009/11/10-november-menjadi-bangsa-yang-besar/</link>
		<comments>http://oscorner.web.id/2009/11/10-november-menjadi-bangsa-yang-besar/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 22:20:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oscorner</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bangsa yang besar]]></category>
		<category><![CDATA[hari kemerdekaan]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oscorner.web.id/?p=179</guid>
		<description><![CDATA[10 November, Seperti kita ketahui bersama merupakan hari pahlawan, maka tidak ada salahnya apabila pada bulan november ini semangat nasionalisme kita makin membara.
&#8220;Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya&#8221;. Sebenarnya ada sebuah pertanyaan yang melintas dalam ungkapan tersebut, yaitu apa sesungguhnya maksud dari &#8221; Bangsa yang besar &#8221; . Apakah bangsa yang besar [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>10 November, Seperti kita ketahui bersama merupakan hari pahlawan, maka tidak ada salahnya apabila pada bulan november ini semangat nasionalisme kita makin membara.</p>
<p>&#8220;Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawannya&#8221;. Sebenarnya ada sebuah pertanyaan yang melintas dalam ungkapan tersebut, yaitu apa sesungguhnya maksud dari &#8221; Bangsa yang besar &#8221; . Apakah bangsa yang besar itu bangsa yang jumlah penduduknya banyak??Apakah Bangsa tersebut memiliki wilayah yang besar atau luas??<span id="more-179"></span></p>
<p>Akan tetapi disini kemungkinan maksud &#8221; Bangsa yang besar &#8221; tersebut adalah sebagai ajakan buat kita untuk memandang pahlawan sebagai manusia biasa dengan segala kemanusiaannya.</p>
<p>Kebesaran sebuah bangsa dapat terwujut berkat usaha semua atau sebagian warga bangsa. Apabila warga indonesia ada 200jt jiwa, maka diharapkan 200jt jiwa ini turut serta mewujudkan kebesaran itu.</p>
<p>Menurut Stephen Covey dalam The 8th Habit: From Effectiveness to Greatness (2005), kebenaran seseorang merupakan puncak dari 7 kebiasaan efektif, yaitu bersikap proaktif, memulai dengan bervisi, membuat prioritas, berfikir menang-menang, mengerti dahulu baru dimengerti atau bersikap simpatik, bersinergi, relaksasi atau refleksi untuk pengembangan diri.</p>
<p>Seorang yang telah mampu menjadi pribadi yang efektif, efek efektifitas itu perlu terus menerus diplihara, dipertahankan dan dikembangkan. Dengan cara ini seseorang akan memperoleh kebesaran, kejayaan, kemegahan atau keagungannya.</p>
<p>Jika kebesaran sebuah bangsa merupakan kumpulan kebesaran pribadi para warganya, setiap warga bangsa ini wajib mengupayakan kebesaran pribadi masing masing. Dengan cara seperti itulah kita menghargai jasa para Pahlawan dan berusaha meneruskan perjuangannya.</p>
<p>Tahun 2009 ini, peringaatan Hari Pahlawan di warnai konflik para penegak hukum di KPK, Polri, dan kejaksaaan. Perseteruan tersebut tidak lain berawal atau berujung dari kasus <a href="http://oscorner.web.id/2009/11/anggoro-widjojo/" target="_self">korupsi</a>. Kenyataan yang sangat menyedihkan, Bangsa ini tidak akan menjadi besar apabila didera korupsi terus menerus, Sebaliknya bangsa ini akan menjadi bangsa yang kerdil.</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Foscorner.web.id%2F2009%2F11%2F10-november-menjadi-bangsa-yang-besar%2F&amp;linkname=10%20November%2C%20Menjadi%20Bangsa%20yang%20Besar"><img src="http://oscorner.web.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oscorner.web.id/2009/11/10-november-menjadi-bangsa-yang-besar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>47</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Anggoro Widjojo.</title>
		<link>http://oscorner.web.id/2009/11/anggoro-widjojo/</link>
		<comments>http://oscorner.web.id/2009/11/anggoro-widjojo/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 05 Nov 2009 05:18:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oscorner</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[anggoro widjojo]]></category>
		<category><![CDATA[korupsi]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oscorner.web.id/?p=176</guid>
		<description><![CDATA[Anggoro Widjojo, nama yang baru baru ini hangat dibicarakan, yang mana merupakan target Komisi Pemberantasan Korupsi hingga saat ini belum dapat dutangkap, tersangka kasus pengadaan Sistem Komunikasi Radio Terpadu di Departemen Kehutanan. Padahal Direktur PT Masaro itu sudah dicari hingga ke Singapura.
&#8220;Tidak ketemu di Singapura,&#8221; kata juru bicara KPK, Johan Budi SP, di Gedung KPK, [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Anggoro Widjojo, nama yang baru baru ini hangat dibicarakan, yang mana merupakan target Komisi Pemberantasan Korupsi hingga saat ini belum dapat dutangkap, tersangka kasus pengadaan Sistem Komunikasi Radio Terpadu di Departemen Kehutanan. Padahal Direktur PT Masaro itu sudah dicari hingga ke Singapura.<span id="more-176"></span><img class="alignleft" title="Anggoro widjojo" src="http://media.vivanews.com/thumbs2/2009/07/13/73669_buronan_kpk__anggoro_widjojo_300_225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></p>
<p>&#8220;Tidak ketemu di Singapura,&#8221; kata juru bicara KPK, Johan Budi SP, di Gedung KPK, Jakarta, Selasa 4 Agustus 2009.</p>
<p>Johan menjelaskan, pencarian itu dilakukan oleh tim khusus. Komisi, lanjut Johan, juga sudah menyebar foto Anggoro ke kepolisian internasional.</p>
<p>Dalam kasus ini, KPK sudah menetapkan Anggoro sebagai tersangka. Anggoro ditetapkan sebagai tersangka sejak 19 Juni 2009. Anggoro diduga melanggar ketentuan dalam Pasal 5 ayat (1) atau Pasal 13 Undang-Undang  Undang-undang (UU) No 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.</p>
<p>Keterlibatan Anggoro ini sebelumnya diketahui dalam persidangan kasus suap proyek Tanjung Api-api dengan terdakwa Yusuf Erwin Faishal. Dalam persidangan, Yusuf Erwin didakwa telah menerima uang Rp 125 juta dan US$ 220 ribu. Uang tersebut sebagai imbalan atas membantu persetujuan anggaran pada program revitalisasi gerakan nasional rehabilitasi hutan dan lahan.</p>
<p>Proyek SKRT ini bermula pada Januari 2007 saat Departemen Kehutanan mengajukan usulan rancangan program revitalisasi rehabilitasi hutan. Departemen yang dipimpin Malam Sambat Kaban itu mengajukan anggaran Rp 180 miliar. Padahal, proyek ini sudah dihentikan pada 2004 pada masa Menteri Kehutanan, M Prakoso.</p>
<p>Anggoro diduga telah mempengaruhi anggota Komisi Kehutanan DPR untuk melanjutkan proyek tersebut. Kemudian, Komisi Kehutanan yang dipimpin Yusuf Erwin Faishal mengeluarkan surat rekomendasi pada 12 Februari 2007. Surat rekomendasi itu juga ditandatangani oleh Hilman Indra dan Fachri Andi Leluasa.</p>
<p>Mengetahui adanya usulan itu, Yusuf Erwin meminta Muchtarrudin melakukan pertemuan dengan perwakilan PT Masaro Radiocom, Anggoro Wijoyo sebagai rekanan pengadaan alat komunikasi. Pertemuan itu, guna membicarakan fee yang akan diberikan PT Masaro kepada komisi kehutanan.</p>
<p>Dalam surat itu, disebutkan meminta Departemen Kehutanan meneruskan proyek SKRT. Disebutkan pula bahwa untuk pengadaan itu sebaiknya menggunakan alat yang disediakan PT Masaro.</p>
<p>16 Juni 2007 anggaran disetujui. Lembar pengesahan, ditandatangani juga oleh Menteri Kehutanan MS Kaban. Orang nomor satu di Departemen Kehutanan itu juga sudah diperiksa KPK.</p>
<p>Selain memberikan uang kepada Yusuf Erwin, Anggoro juga diduga telah membagikan uang kapada sejumlah anggota Komisi Kehutanan lainnya seperti Fahri Andi Leluasa senilai S$ 30 ribu, Azwar Chesputera S$ 30 ribu Hilman Indra S$ 140 ribu, Muctarrudin S$ 40 ribu dan Sujud Sirajuddin Rp 20 juta.</p>
<p>PT Masaro Radiokom adalah perusahaan yang menjadi rekanan Dephut dalam pengadaan SKRT. Kasus dugaan korupsi ini terungkap saat KPK menggeledah kantor Yusuf Erwin di Gedung PT Masaro pada Juli 2008, terkait kasus suap proyek Tanjung Api-api. Proyek senilai Rp 180 miliar ini diduga telah merugikan negara Rp 13 miliar.</p>
<p>Sumber : <a href="http://korupsi.vivanews.com/news/read/80106-anggoro_widjojo_menghilang_di_singapura" target="_blank">VivaNews</a></p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Foscorner.web.id%2F2009%2F11%2Fanggoro-widjojo%2F&amp;linkname=Anggoro%20Widjojo."><img src="http://oscorner.web.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oscorner.web.id/2009/11/anggoro-widjojo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>40</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kesederhanaan Bibit.</title>
		<link>http://oscorner.web.id/2009/11/kesederhanaan-bibit/</link>
		<comments>http://oscorner.web.id/2009/11/kesederhanaan-bibit/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 14:48:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oscorner</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bibit]]></category>
		<category><![CDATA[bibit-chandra]]></category>
		<category><![CDATA[cicak Vs buaya]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oscorner.web.id/?p=167</guid>
		<description><![CDATA[BIBIT Samad Riyanto pensiun sebagai polisi pada 2000 dengan pangkat inspektur jenderal (irjen). Dengan pangkat setinggi itu, mestinya dia bisa tinggal di perumahan elite. Tapi, tidak demikian Bibit. Pecinta kesenian keroncong ini ter­nyata hidup sederhana di perumahan biasa. Kediaman Bibit terletak di kampung Pedu­renan, belakang Perumahan Griya Kencana I, Ciledug, Tangerang. Berikut ulasan kisah Bibit [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>BIBIT</strong> Samad Riyanto pensiun sebagai polisi pada 2000 dengan pangkat inspektur jenderal (irjen). Dengan pangkat setinggi itu, mestinya dia bisa tinggal di perumahan elite. Tapi, tidak demikian Bibit. Pecinta kesenian keroncong ini ter­nyata hidup sederhana di perumahan biasa. Kediaman Bibit terletak di kampung Pedu­renan, belakang Perumahan Griya Kencana I, Ciledug, Tangerang. Berikut ulasan kisah Bibit (khususnya istrinya) dari hasil wawancara Wartawan Jawapos pada 17 Oktober 2009.<span id="more-167"></span></p>
<p><img class="alignleft" style="border: 5px solid black; margin: 5px;" title="Bibit Rianto" src="http://img682.imageshack.us/img682/6937/bibitsamadrianto.jpg" alt="" width="370" height="246" /></p>
<p>Dari jalan raya, kampung itu tidak memiliki pintu masuk sendiri. Untuk mencapainya, ha­rus nebeng pintu masuk perumahan, kemudian melewati jalan sempit yang hanya cukup dilalui satu mobil. Setelah itu, baru sampai di perkampungan pa­dat penduduk, tempat keluarga Bibit tinggal. Di depan rumah Bibit yang menghadap ke barat tersebut terdapat tanah kosong yang bia­sa dipakai warga untuk membakar sampah. Jadilah asap dan bau bakaran sampah familier dengan keluarga Bibit.</p>
<p>Di samping kanan rumahnya tersebut terdapat bekas kolam yang kini ditumbuhi rumput liar. Berimpitan de­ngan rumah itu, ada bangunan tak seberapa luas. Tempat tersebut dimanfaatkan untuk pe­nitipan gerobak PKL para tetangga yang ber­dagang makanan keliling.</p>
<p>Sebenarnya, rumah yang ditinggali Bibit se­jak 1992 tersebut cukup luas. Rumah itu ber­diri di atas lahan seluas 600 meter persegi. Ada halaman lumayan luas di depan rumah. Du­lu, halaman tersebut kerap dimanfaatkan para tetangga untuk berlatih musik keroncong.</p>
<p>Namun, seluruh bangunannya jauh dari kesan mewah. “Ya, gimana? Meskipun polisi, mam­pu belinya ya yang segini,” kata Sugihar­ti kepada Jawa Pos di kediaman tersebut Sabtu lalu (17/10). Tanah itu dibeli Bibit dari seorang anak buahnya seharga Rp 2 ribu per meter persegi pada 1989. Saat itu Bibit sudah menjadi perwira menengah.</p>
<p>Kendati terpencil, rumah tersebut cukup asri. Sejumlah tanaman dari jenis gelombang cinta dan jemani diletakkan di teras. Beberapa kursi tamu ditata memutari meja kecil. “Maaf, jangan duduk di situ. Kursinya jebol, belum diperbaiki,” ujar wanita 59 tahun itu kepada Jawa Pos sebelum duduk di salah satu kursi di teras.</p>
<p>Sugiharti amat tak percaya ketika suaminya dituding terlibat dalam kasus hukum penyalahgunaan kewenangan yang berbumbu pemerasan terhadap dua orang, yakni Direktur PT Masaro Radiokom Anggoro Widjojo dan Joko S. Tjandra. “Sama sekali saya tak percaya de­ngan tuduhan itu. Sejak dulu, hidup kami se­perti ini,” ucapnya. “Kalau benar, mana duitnya?” terangnya lantas tersenyum.</p>
<p>Dia menjelaskan, anak-anaknya selalu berkumpul di rumah tersebut setiap Bibit diperiksa di Mabes Polri. Mereka terus memotivasi sang bapak agar kuat menghadapi cobaan dari jabatan pimpinan KPK tersebut. Beberapa anaknya juga kerap menyerahkan sejumlah kliping koran yang memberitakan kasus ayahnya. Yang pasti, mereka terus memantau kasus yang menjadi polemik itu. “Kasusnya selalu saya pelototi dari running text televisi,” tutur dia.</p>
<p>Titik -panggilan akrab Sugiharti- mengungkapkan, semua anaknya juga tak percaya dengan tudingan tersebut. Sebab, selama ini mereka terbiasa hidup sederhana. Meski sang ayah menyandang jabatan pimpinan penegak hukum paling garang (KPK), papar Sugiharti, anak-anak me­reka tidak semau gue. Mereka hidup seadanya. “Anak-anak saya kalau beli rumah juga nyicil.”</p>
<p>Bagaimana para tetangga dan teman? Menurut Sugiharti, kasus yang membelit Bibit memancing para tetangga ikut bersuara. Dia menuturkan, beberapa tetangga bertanya, kemudian ikut mendukung Bibit. Mereka tak percaya jika Bibit benar-benar menerima duit suap seperti yang dituduhkan polisi selama ini.</p>
<p>Sugiharti kali pertama mendengar status tersangka dari Bibit. Ketika itu Bibit diperiksa di Mabes Polri. Kala ditetapkan sebagai tersangka, Bibit langsung mengirim SMS kepada Sugiharti. “Saya sekarang jadi tersangka,” terang Sugiharti menirukan bunyi SMS tersebut. Saat itu Sugiharti kaget. Tapi, dia tetap tidak percaya bahwa Bibit menerima dana Rp 1,5 miliar. Alasannya sederhana. “Lha, kalau ne­rima suap, mana duitnya?” tegasnya.</p>
<p>Sugiharti lahir di Purworejo, Jawa Tengah. Sebelum dinikahi Bibit, wanita kalem tersebut kuliah di Akademi Keperawatan Depkes, Jakarta. Setelah lulus pada 1970-an, dia bekerja sebagai perawat di Rumah Sakit Jiwa Pusat Jakarta hingga pensiun. Ketika itu Bibit muda bertugas di Bagian Intel Polda Metro Jaya sebelum akhirnya masuk Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 1977.</p>
<p>Menurut Sugiharti, sebelum tinggal di tempat tersebut, keluarga mereka tinggal di Perumah­an Cicurug Indah, tak jauh dari rumah sekarang. Rumahnya tipe 45. Tapi, karena berdiri di kawasan aliran sungai, perumahan itu sering kena banjir. “Dulu kami tinggal di sana. Kalau banjir, (genangan air, Red) bisa tiga meter,” terangnya. Akhirnya, pada 1991 mereka memutuskan untuk pindah ke rumah sekarang.</p>
<p>Meski bersuami polisi, wanita berambut sebahu tersebut menuturkan memang harus betah bertahan hidup dengan gaji semata. Kesederhanaan itu memang ditunjukkan suaminya sejak menjadi perwira pertama. “Bapak itu polisi yang nggak pintar cari duit,” kata dia lantas tersenyum. Bibit yang ikut mendam­pinginya pun tersenyum kecil.</p>
<p>Sejak awal, Sugiharti memang tidak berniat berhenti dari kerja. Maklum, gaji polisi memang tak seberapa. Sebagai istri Bibit, dia rela tinggal di mes polisi kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Meskipun perwira, Bibit dan keluarganya tak sungkan tinggal di kompleks bersama polisi berpangkat tamtama. “Kondisinya dulu menyedihkan. Lantainya disapu berkali-kali pun selalu berdebu,” ungkapnya. Tapi, kesetiaannya sebagai istri Bibit sama sekali tak luntur.</p>
<p>Sebagai perwira pertama, saat itu Bibit memiliki banyak tanggungan. Di antaranya, dia harus membiayai banyak adiknya. Mulai adik kandung sampai adik-adik istrinya. Bibit muda adalah gantungan hidup keluarga. Karena kurangnya penghasilan, Bibit tak hilang akal. Beberapa kali dia minta izin kepada istrinya untuk jadi sopir angkot setiap lepas dinas. Namun, keinginan tersebut tak pernah kesampaian.</p>
<p>Untuk menambah pendapatan, dia ikut membantu menjadi petugas keamanan di salah satu hotel kecil di kawasan Kemayoran. “Itu dijalani bapak selama beberapa saat,” ucap Sugiharti. Prinsipnya, yang penting halal. Saat kuliah di PTIK, Bibit rela mendapatkan tambahan uang sebagai penata arsip kepolisian. “Itu tadi, yang penting halal,” tegas dia. De­ngan begitu, perlahan beban ekonomi keluarga terkurangi. Kesederhanaan itu pula yang melambungkan namanya hingga dinominasikan sebagai calon Kapolri di era Presiden Gus Dur.</p>
<p>Demikian juga setelah pensiun dari dinas kepolisian, Bibit tak ingin aktivitasnya berhenti begitu saja. Bibit mengajar di sejumlah kampus. Di antaranya, Universitas Bina Nusantara, Universitas Negeri Jakarta, dan Universitas Indonesia. Dia mengajar manajemen, mulai jenjang S-1 hingga S-3.</p>
<p>Sumber :  http://<a href="http://www.jawapos.co.id/halaman/index.php?act=detail&amp;nid=96443" target="_blank">JawaPos</a>.co.id</p>
<div id="_mcePaste" style="overflow: hidden; position: absolute; left: -10000px; top: 0px; width: 1px; height: 1px;">
<p style="text-align: justify;">Meskipun pensiunan jenderal polisi berbintang dua dan kemudian menjadi dosen dan terakhir menjadi Wakil Ketua KPK, Bibit dan keluarganya hidup sederhana. Dengan pangkat setinggi itu, mestinya dia bisa tinggal di perumahan elite. Tapi, tidak demikian Bibit. Pecinta kesenian keroncong ini ter­nyata hidup sederhana di perumahan biasa. Kediaman Bibit terletak di kampung Pedu­renan, belakang Perumahan Griya Kencana I, Ciledug, Tangerang. Berikut ulasan kisah Bibit (<em>khususnya istrinya</em>) dari hasil wawancara Wartawan <a href="http://www.jawapos.co.id/halaman/index.php?act=detail&amp;nid=96443">Jawapos</a> pada 17 Oktober 2009.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Dari jalan raya, kampung itu tidak memiliki pintu masuk sendiri. Untuk mencapainya, ha­rus nebeng pintu masuk perumahan, kemudian melewati jalan sempit yang hanya cukup dilalui satu mobil. Setelah itu, baru sampai di perkampungan pa­dat penduduk, tempat keluarga Bibit tinggal. Di depan rumah Bibit yang menghadap ke barat tersebut terdapat <span style="text-decoration: underline;">tanah kosong yang bia­sa dipakai warga untuk membakar sampah</span>. Jadilah asap dan bau bakaran sampah familier dengan keluarga Bibit.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Di samping kanan rumahnya tersebut terdapat bekas kolam yang kini ditumbuhi rumput liar. Berimpitan de­ngan rumah itu, ada bangunan tak seberapa luas. Tempat tersebut dimanfaatkan untuk pe­nitipan gerobak PKL para tetangga yang ber­dagang makanan keliling.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Sebenarnya, rumah yang ditinggali Bibit se­jak 1992 tersebut cukup luas. Rumah itu ber­diri di atas lahan seluas 600 meter persegi. Ada halaman lumayan luas di depan rumah. Du­lu, halaman tersebut kerap dimanfaatkan para tetangga untuk berlatih musik keroncong.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Namun, seluruh bangunannya jauh dari kesan mewah. “<span style="color: #ff00ff;"><em>Ya, gimana? Meskipun polisi, mam­pu belinya ya yang segini,</em></span>” kata Sugihar­ti kepada Jawa Pos di kediaman tersebut Sabtu lalu (17/10). Tanah itu dibeli Bibit dari seorang anak buahnya seharga Rp 2 ribu per meter persegi pada 1989. Saat itu Bibit sudah menjadi perwira menengah.</p>
<p style="padding-left: 30px;">Kendati terpencil, rumah tersebut cukup asri. Sejumlah tanaman dari jenis gelombang cinta dan jemani diletakkan di teras. Beberapa kursi tamu ditata memutari meja kecil. “<span style="color: #ff00ff;"><em>Maaf, jangan duduk di situ. Kursinya jebol, belum diperbaiki</em></span>,” ujar wanita 59 tahun itu kepada Jawa Pos sebelum duduk di salah satu kursi di teras.</p>
<p style="padding-left: 30px;">Sugiharti amat tak percaya ketika suaminya dituding terlibat dalam kasus hukum penyalahgunaan kewenangan yang berbumbu pemerasan terhadap dua orang, yakni Direktur PT Masaro Radiokom Anggoro Widjojo dan Joko S. Tjandra. “<span style="color: #ff00ff;"><em>Sama sekali saya tak percaya de­ngan tuduhan itu. Sejak dulu, hidup kami se­perti ini,” </em><span style="color: #000000;">ucapnya. </span><em>“Kalau benar, mana duitnya?</em></span>” terangnya lantas tersenyum.</p>
<p style="padding-left: 30px;">Dia menjelaskan, anak-anaknya selalu berkumpul di rumah tersebut setiap Bibit diperiksa di Mabes Polri. Mereka terus memotivasi sang bapak agar kuat menghadapi cobaan dari jabatan pimpinan KPK tersebut. Beberapa anaknya juga kerap menyerahkan sejumlah kliping koran yang memberitakan kasus ayahnya. Yang pasti, mereka terus memantau kasus yang menjadi polemik itu. “<em><span style="color: #ff00ff;">Kasusnya selalu saya pelototi dari running text televisi</span>,</em>” tutur dia.</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;">Titik -panggilan akrab Sugiharti- mengungkapkan, semua anaknya juga tak percaya dengan tudingan tersebut. Sebab, selama ini mereka terbiasa hidup sederhana. Meski sang ayah menyandang jabatan pimpinan penegak hukum paling garang (KPK), papar Sugiharti, anak-anak me­reka tidak semau gue. Mereka hidup seadanya. “<span style="color: #ff00ff;"><em>Anak-anak saya kalau beli rumah juga nyicil</em></span>.”</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;">Bagaimana para tetangga dan teman? Menurut Sugiharti, kasus yang membelit Bibit memancing para tetangga ikut bersuara. Dia menuturkan, beberapa tetangga bertanya, kemudian ikut mendukung Bibit. Mereka tak percaya jika Bibit benar-benar menerima duit suap seperti yang dituduhkan polisi selama ini.</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;">Sugiharti kali pertama mendengar status tersangka dari Bibit. Ketika itu Bibit diperiksa di Mabes Polri. Kala ditetapkan sebagai tersangka, Bibit langsung mengirim SMS kepada Sugiharti. “<span style="color: #ff00ff;"><em>Saya sekarang jadi tersangka</em></span>,” terang Sugiharti menirukan bunyi SMS tersebut. Saat itu Sugiharti kaget. Tapi, dia tetap tidak percaya bahwa Bibit menerima dana Rp 1,5 miliar. Alasannya sederhana. “<span style="color: #ff00ff;"><em>Lha, kalau ne­rima suap, mana duitnya?</em></span>” tegasnya.</p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;">Sugiharti lahir di Purworejo, Jawa Tengah. Sebelum dinikahi Bibit, wanita kalem tersebut kuliah di Akademi Keperawatan Depkes, Jakarta. Setelah lulus pada 1970-an, dia bekerja sebagai perawat di Rumah Sakit Jiwa Pusat Jakarta hingga pensiun. Ketika itu Bibit muda bertugas di Bagian Intel Polda Metro Jaya sebelum akhirnya masuk Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) pada 1977.</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;">Menurut Sugiharti, sebelum tinggal di tempat tersebut, keluarga mereka tinggal di Perumah­an Cicurug Indah, tak jauh dari rumah sekarang. Rumahnya tipe 45. Tapi, karena berdiri di kawasan aliran sungai, perumahan itu sering kena banjir. “<span style="color: #ff00ff;"><em>Dulu kami tinggal di sana. Kalau banjir, (genangan air, Red) bisa tiga meter,</em></span>” terangnya. Akhirnya, pada 1991 mereka memutuskan untuk pindah ke rumah sekarang.</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;">Meski bersuami polisi, wanita berambut sebahu tersebut menuturkan memang harus betah bertahan hidup dengan gaji semata. Kesederhanaan itu memang ditunjukkan suaminya sejak menjadi perwira pertama. “<span style="color: #ff00ff;"><em>Bapak itu polisi yang nggak pintar cari duit</em></span>,” kata dia lantas tersenyum. Bibit yang ikut mendam­pinginya pun tersenyum kecil.</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;">Sejak awal, Sugiharti memang tidak berniat berhenti dari kerja. Maklum, gaji polisi memang tak seberapa. Sebagai istri Bibit, dia rela tinggal di mes polisi kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat. Meskipun perwira, Bibit dan keluarganya tak sungkan tinggal di kompleks bersama polisi berpangkat tamtama. “<span style="color: #ff00ff;"><em>Kondisinya dulu menyedihkan. Lantainya disapu berkali-kali pun selalu berdebu</em></span>,” ungkapnya. Tapi, kesetiaannya sebagai istri Bibit sama sekali tak luntur.</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;">Sebagai perwira pertama, saat itu Bibit memiliki banyak tanggungan. Di antaranya, dia harus membiayai banyak adiknya. Mulai adik kandung sampai adik-adik istrinya. Bibit muda adalah gantungan hidup keluarga. Karena kurangnya penghasilan, Bibit tak hilang akal. Beberapa kali dia minta izin kepada istrinya untuk jadi sopir angkot setiap lepas dinas. Namun, keinginan tersebut tak pernah kesampaian.</p>
<p style="text-align: justify; padding-left: 30px;"><span style="text-decoration: underline;">Untuk menambah pendapatan, dia ikut membantu menjadi petugas keamanan di salah satu hotel kecil di kawasan Kemayoran</span>. “<span style="color: #ff00ff;"><em>I</em></span><span style="color: #ff00ff;"><em>tu dijalani bapak selama beberapa saat,</em></span>” ucap Sugiharti. <span style="color: #ff0000;">Prinsipnya, yang penting halal.</span> Saat kuliah di PTIK, Bibit rela <span style="color: #ff0000;">mendapatkan tambahan uang sebagai penata arsip kepolisian</span>. “<span style="color: #ff00ff;"><em>Itu tadi, yang penting halal</em></span>,” tegas dia. De­ngan begitu, perlahan beban ekonomi keluarga terkurangi. <span style="text-decoration: underline;"><span style="color: #ff0000;">Kesederhanaan itu pula yang melambungkan namanya hingga dinominasikan sebagai calon Kapolri di era Presiden Gus Dur.</span></span></p>
<p style="padding-left: 30px; text-align: justify;">Demikian juga setelah pensiun dari dinas kepolisian, Bibit tak ingin aktivitasnya berhenti begitu saja. Bibit mengajar di sejumlah kampus. Di antaranya, Universitas Bina Nusantara, Universitas Negeri Jakarta, dan Universitas Indonesia. Dia mengajar manajemen, mulai jenjang S-1 hingga S-3.</p>
</div>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Foscorner.web.id%2F2009%2F11%2Fkesederhanaan-bibit%2F&amp;linkname=Kesederhanaan%20Bibit."><img src="http://oscorner.web.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oscorner.web.id/2009/11/kesederhanaan-bibit/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>18</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Siapakah Sosok CHANDRA HAMZAH</title>
		<link>http://oscorner.web.id/2009/11/siapakah-sosok-chandra-hamzah/</link>
		<comments>http://oscorner.web.id/2009/11/siapakah-sosok-chandra-hamzah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 14:37:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oscorner</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bibit-chandra]]></category>
		<category><![CDATA[Chandra Hamzah]]></category>
		<category><![CDATA[cicak Vs buaya]]></category>
		<category><![CDATA[KPK]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oscorner.web.id/2009/11/siapakah-sosok-chandra-hamzah/</guid>
		<description><![CDATA[Chandra Hamzah. Nama yang akhir akhir ini hangat dibicarakan di media cetak maupun elektronik bersama rekannya Bibit Samad Riyanto, penasaran dengan sosok yang mengagumkan ini sampai penasarannya saya cari cari profile beliau di situs resmi KPK. berikut ini profile beliau.
Lahir di Jakarta, 25 Februari 1967, menamatkan pendidikan sarjana di tahun 1995 pada Fakultas Hukum Universitas [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Chandra Hamzah. Nama yang akhir akhir ini hangat dibicarakan di media cetak maupun elektronik bersama rekannya Bibit Samad Riyanto, penasaran dengan sosok yang mengagumkan ini sampai penasarannya saya cari cari profile beliau di situs resmi KPK. berikut ini profile beliau.<span id="more-166"></span></p>
<p><img class="alignleft" style="border: 2px solid black; margin: 5px;" title="Chandra" src="http://1.bp.blogspot.com/_B988r0-HY-M/Su-ttYHyixI/AAAAAAAABT0/lNhHLVa14-4/s320/chandra.jpg" alt="" width="320" height="252" />Lahir di Jakarta, 25 Februari 1967, menamatkan pendidikan sarjana di tahun 1995 pada Fakultas Hukum Universitas Indonesia. Selepas kuliah, pada 1998, beliau—yang semasa mahasiswa sempat menjadi komandan resimen mahasiswa dan Ketua Senat Mahasiswa Universitas Indonesia—membidani lahirnya Pusat Studi Hukum dan Kebijakan Indonesia (PSHK). Chandra memiliki sejumlah lisensi keahlian bidang hukum, yakni lisensi Konsultan Hak Kekayaan Intelektual, lisensi Konsultan Hukum Pajak, lisensi Konsultan Hukum Pasar Modal, dan lisensi Pengacara/Penasihat Hukum/Advokat.</p>
<p>Pimpinan KPK termuda ini pernah bergiat di YLBHI sebagai asisten pembela umum. Sempat pula bekerja sebagai staf hukum PT Unelec Indonesia (UNINDO). Setelah itu, Chandra memulai karier pengacara pada sejumlah firma hukum. Beberapa di antaranya adalah pada firma hukum Erman Radjaguguk &amp; Associates, partner pada firma hukum Hamzah Tota Mulia, pengacara senior pada firma hukum Lubis Ganie Surowidjojo, dan partner pada Assegaf Hamzah &amp; Partners.</p>
<p>Sebelum berkiprah di KPK, Chandra juga sempat berkutat dalam kegiatan memberantas korupsi saat menjadi anggota Tim Gabungan Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (TGPTPK) pada 2000-2001. Pada rentang waku yang sama, beliau juga ambil bagian dalam Tim Persiapan Pembentukan Komisi AntiKorupsi. Saat ini, beliau menjabat Wakil Ketua KPK yang membawahi bidang penindakan serta bidang informasi dan data</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Foscorner.web.id%2F2009%2F11%2Fsiapakah-sosok-chandra-hamzah%2F&amp;linkname=Siapakah%20Sosok%20CHANDRA%20HAMZAH"><img src="http://oscorner.web.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oscorner.web.id/2009/11/siapakah-sosok-chandra-hamzah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>9 jenis anak setan</title>
		<link>http://oscorner.web.id/2009/11/9-jenis-anak-setan/</link>
		<comments>http://oscorner.web.id/2009/11/9-jenis-anak-setan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 05:39:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oscorner</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oscorner.co.cc/?p=72</guid>
		<description><![CDATA[Umar al-Khattab r. a berkata, terdapat 9 jenis anak syaitan :
1.    Zalituun
Duduk di pasar/kedai supaya manusia hilang sifat jimat cermat. Menggoda supaya manusia berbelanja lebih dan membeli barang-barang yang tidak perlu. 
2.    Wathiin
Pergi kepada orang yang mendapat musibah supaya bersangka buruk terhadap Allah.
3.    A&#8217;awan
Menghasut sultan/raja/pemerintah supaya [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Umar al-Khattab r. a berkata, terdapat 9 jenis anak syaitan :</p>
<p>1.    Zalituun<br />
Duduk di pasar/kedai supaya manusia hilang sifat jimat cermat. Menggoda supaya manusia berbelanja lebih dan membeli barang-barang yang tidak perlu. <span id="more-72"></span></p>
<p>2.    Wathiin<br />
Pergi kepada orang yang mendapat musibah supaya bersangka buruk terhadap Allah.</p>
<p>3.    A&#8217;awan<br />
Menghasut sultan/raja/pemerintah supaya tidak mendekati rakyat. Seronok dengan kedudukan/kekayaan hingga terabai kebajikan rakyat dan tidak mahu mendengar nasihat para ulama.</p>
<p>4.    Haffaf<br />
Berkawan baik dengan kaki botol. Suka menghampiri orang yang berada di tempat-tempat maksiat (cth: disko, kelab mlm &amp; tempat yg ada minuman keras).</p>
<p>5.    Murrah<br />
Merosakkan dan melalaikan ahli dan orang yg sukakan muzik sehingga lupa kepada Allah. Mereka ini tenggelam dalam keseronokan dan glamour etc.</p>
<p>6.    Masuud<br />
Duduk di bibir mulut manusia supaya melahirkan fitnah, gosip, umpatan dan apa sahaja penyakit yg mula dari kata-kata mulut.</p>
<p>7.    Daasim (BERILAH SALAM SEBELUM MASUK KE RUMAH&#8230;)<br />
Duduk di pintu rumah kita. Jika tidak memberi salam ketika masuk ke rumah, Daasim akan bertindak agar berlaku keruntuhan rumahtangga (suami isteri bercerai-berai, suami bertindak ganas, memukul isteri, isteri hilang pertimbangan menuntut cerai, anak-anak didera dan pelbagai bentuk kemusnahan rumah tangga lagi).</p>
<p>8.    Walahaan<br />
Menimbulkan rasa was-was dalam diri manusia khususnya ketika berwuduk dan solat dan menjejaskan ibadat-ibadat kita yg lain.</p>
<p>9.    Lakhuus<br />
Merupakan sahabat orang Majusi yang menyembah api/matahari. Dan yang terakhir ni yang paling teruk! (SCROLL DI BAWAH)</p>
<p>10.    Isetan.<br />
Sebuah pasaraya yg terkemuka di seluruh duniawi. terdapat di sekitar Lembah klang, singapore, Beijing &amp;&#8230;.. Kebaikan: Memberi potongan harga pada Karnival jualan</p>
<p>Keburukan: Melalaikan manusia bershopping sehingga lupa waktu sembahyang dan lupe yg lakinya dah tunggu kat kereta. Pesanan ; Shopping tu agak2 sikit, jangan sampai berlebih2an pulak. Membazir itulah<br />
sebenarnya amalan Syaitan</p>
<p>11.    Hindusetan<br />
Nie mereka2 yg menonton criter hindustan, sampai masuk waktu sembahyang, maseh menyonggol depan tv&#8230;..kapala keluar tanduk, tak sedar&#8230;&#8230;.jadi lah hindusetan!!!</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Foscorner.web.id%2F2009%2F11%2F9-jenis-anak-setan%2F&amp;linkname=9%20jenis%20anak%20setan"><img src="http://oscorner.web.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oscorner.web.id/2009/11/9-jenis-anak-setan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>12</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Dalam 7 hari yang lalu dan berulang</title>
		<link>http://oscorner.web.id/2009/11/dalam-7-hari-yang-telah-lalu-dan-mungkin-akan-terulang/</link>
		<comments>http://oscorner.web.id/2009/11/dalam-7-hari-yang-telah-lalu-dan-mungkin-akan-terulang/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 04 Nov 2009 03:59:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oscorner</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oscorner.co.cc/?p=69</guid>
		<description><![CDATA[Hari per-1, tahajudku tetinggal
Dan aku begitu sibuk akan duniaku
Hingga zuhurku, kuselesaikan saat ashar mulai memanggil
Dan sorenya kulewati saja masjid yang mengumandangkan azan magrib
Dengan niat kulakukan bersama isya itupun terlaksana setelah acara
tv selesai
Hari ke-2, tahajudku tertinggal lagi
Dan hal yang sama aku lakukan sebagaimana hari pertama
Hari ke-3 aku lalai lagi akan tahujudku
Temanku memberi hadiah novel best seller [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">Hari per-1, tahajudku tetinggal<br />
Dan aku begitu sibuk akan duniaku<br />
Hingga zuhurku, kuselesaikan saat ashar mulai memanggil<br />
Dan sorenya kulewati saja masjid yang mengumandangkan azan magrib<br />
Dengan niat kulakukan bersama isya itupun terlaksana setelah acara<br />
tv selesai<span id="more-69"></span></p>
<p style="text-align: center;">Hari ke-2, tahajudku tertinggal lagi<br />
Dan hal yang sama aku lakukan sebagaimana hari pertama</p>
<p style="text-align: center;">Hari ke-3 aku lalai lagi akan tahujudku<br />
Temanku memberi hadiah novel best seller yang lebih dr 200 hlmn<br />
Dalam waktu tidak 1 hari aku telah selesai membacanya<br />
Tapi&#8230; enggan sekali aku membaca Al-qur&#8217;an walau cuma 1 juzz<br />
Al-qur&#8217;an yg 114 surat, hanya 1,2 surat yang kuhapal itupun dengan<br />
terbata-bata<br />
Tapi&#8230; ketika temanku bertanya ttg novel tadi betapa mudah dan<br />
lancarnya aku menceritakan</p>
<p style="text-align: center;">Hari ke-4 kembali aku lalai lagi akan tahajudku<br />
Sorenya aku datang ke Selatan Jakarta dengan niat mengaji<br />
Tapi kubiarkan ustazdku yang sedang mengajarkan kebaikan<br />
Kubiarkan ustadzku yang sedang  mengajarkan lebih luas tentang agamaku<br />
Aku  lebih suka mencari bahan obrolan dengan teman yg ada disamping<br />
kiri &amp; kananku<br />
Padahal bada magrib tadi betapa sulitnya aku merangkai<br />
Kata-kata untuk kupanjatkan saat berdoa</p>
<p style="text-align: center;">Hari ke-5 kembali aku lupa akan tahajudku<br />
Kupilih shaf paling belakang dan aku mengeluh saat imam sholat jum&#8217;at<br />
kelamaan bacaannya  Padahal betapa dekat jaraknya aku dengan televisi dan<br />
betapa nikmat,<br />
serunya saat perpanjangan waktu sepak bola favoritku tadi malam</p>
<p style="text-align: center;">Hari ke-6 aku semakin lupa akan tahajudku<br />
Kuhabiskan waktu di mall &amp; bioskop bersama teman2ku<br />
Demi memuaskan nafsu mata &amp; perutku sampai puluhan ribu tak terasa keluar<br />
Aku lupa.. waktu diperempatan lampu merah tadi<br />
Saat wanita tua mengetuk kaca mobilku<br />
Hanya uang dua ratus rupiah kuberikan itupun tanpa menoleh</p>
<p style="text-align: center;">Hari ke-7 bukan hanya tahajudku tapi shubuhkupun tertinggal<br />
Aku bermalas2an ditempat tidurku menghabiskan waktu<br />
Selang beberapa saat dihari ke-7 itu juga<br />
Aku tersentak kaget mendengar khabar temanku kini<br />
Telah terbungkus kain kafan padahal baru tadi malam aku bersamanya<br />
&amp; ¾ malam tadi dia dengan misscallnya mengingat aku ttg tahajud</p>
<p style="text-align: center;">kematian kenapa aku baru gemetar mendengarnya?<br />
Padahal dari dulu sayap2nya selalu mengelilingiku dan<br />
Dia bisa hinggap kapanpun dia mau</p>
<p style="text-align: center;">¼ abad lebih aku lalai&#8230;.<br />
Dari hari ke hari, bulan dan tahun<br />
Yang wajib jarang aku lakukan apalagi yang sunah<br />
Kurang mensyukuri walaupun KAU tak pernah meminta<br />
Berkata kuno akan nasehat ke-2 orang tuaku<br />
Padahal keringat &amp; airmatanya telah terlanjur menetes demi aku</p>
<p style="text-align: center;">Tuhan andai ini merupakan satu titik hidayah<br />
Walaupun imanku belum seujung kuku hitam<br />
Aku hanya ingin detik ini hingga nafasku yang saat nanti tersisa<br />
Tahajud dan sholatku meninggalkan bekas<br />
Saat aku melipat sajadahku&#8230;..<br />
Amin&#8230;.</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Foscorner.web.id%2F2009%2F11%2Fdalam-7-hari-yang-telah-lalu-dan-mungkin-akan-terulang%2F&amp;linkname=Dalam%207%20hari%20yang%20lalu%20dan%20berulang"><img src="http://oscorner.web.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oscorner.web.id/2009/11/dalam-7-hari-yang-telah-lalu-dan-mungkin-akan-terulang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bangkit Lagi</title>
		<link>http://oscorner.web.id/2009/11/bangkit-lagi/</link>
		<comments>http://oscorner.web.id/2009/11/bangkit-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 08:47:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oscorner</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oscorner.web.id/?p=158</guid>
		<description><![CDATA[salam semuanya&#8230;. dah lama ga jumpa.. kangen ma kawan kawan semua&#8230;Maaf blog saya dah hampir sebulan ini lumpuh&#8230; ga tau knapa&#8230;
Bagi Teman teman yang dah tukeran Link sama saya&#8230; maaf banget.. nanti saya cari lagi.. hihihi.. database blm selamat semuanya.
Saat ini  dengan nama domain yang baru dan nuansa baru&#8230;
semoga ga ada masalah lagi&#8230; hiks hiks [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>salam semuanya&#8230;. dah lama ga jumpa.. kangen ma kawan kawan semua&#8230;Maaf blog saya dah hampir sebulan ini lumpuh&#8230; ga tau knapa&#8230;</p>
<p>Bagi Teman teman yang dah tukeran Link sama saya&#8230; maaf banget.. nanti saya cari lagi.. hihihi.. database blm selamat semuanya.</p>
<p>Saat ini  dengan nama domain yang baru dan nuansa baru&#8230;</p>
<p>semoga ga ada masalah lagi&#8230; hiks hiks hiks&#8230;</p>
<p>Mari Go Blog&#8230;</p>
<p>Ngeblog lagi yukkk&#8230;</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Foscorner.web.id%2F2009%2F11%2Fbangkit-lagi%2F&amp;linkname=Bangkit%20Lagi"><img src="http://oscorner.web.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oscorner.web.id/2009/11/bangkit-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jogja, Light On</title>
		<link>http://oscorner.web.id/2009/10/jogja-light-on/</link>
		<comments>http://oscorner.web.id/2009/10/jogja-light-on/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Oct 2009 22:43:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oscorner</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oscorner.co.cc/?p=143</guid>
		<description><![CDATA[Light On, mungkin untuk beberapa kota besar diindonesia light on atau menyalakan lampu kendaraan disiang hari sudah menjadi suatu hal biasa. Namun dijogjakarta kal tersebut terdengar baru. Light On dikota gudeg baru dimulai sosialisasinya pada hari hari mendekati Lebaran. Hal ini dimaksudkan untuk menekan tingkat kecelakaan dijalan raya saat Lebaran. Dan terhitung mulai tanggal 14 [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Light On</strong>, mungkin untuk beberapa kota besar diindonesia <strong>light on</strong> atau menyalakan lampu kendaraan disiang hari sudah menjadi suatu hal biasa. Namun dijogjakarta kal tersebut terdengar baru. <strong>Light On</strong> dikota gudeg baru dimulai sosialisasinya pada hari hari mendekati Lebaran. Hal ini dimaksudkan untuk menekan tingkat kecelakaan dijalan raya saat Lebaran. Dan terhitung mulai tanggal 14 Oktober ini <strong>Light On</strong> sudah mulai diberlakukan, dan aparat kepolisian pun sudah mulai melakukan tindakan tegas kepada pengendara yang tidak menyalakan lampu kendaraannya pada siang hari. <span id="more-143"></span></p>
<p><strong>Light On</strong>, sepintas memang masuk akal bahwa lampu yang menyala dapat menarik perhatian seseorang sehingga pengendara yang berpapasan bisa lebih hati hati. Tetapi apabila kita cermati lebih mendalam apakah demikian adanya?</p>
<p>Karakteristik manusia, dalam menarik perhatian seseorang bisa dilakukan dengan display, baik secara visual mapun audio. Para pengendara kendaraan bermotor bisa dipandang sebagai pekerjaan yang apabila dilihat dari segi ergonomis layak menjadi pertimbangan dalam penerapan ketentuan <strong>Light On</strong> sebagai salah satu upaya penekanan tingkat kecelakaan dijalan raya. Setidaknya ada beberapa bahan pertimbangan ergonomis dan ekonomis yang perlu diperhatikan.</p>
<p>Pertama, perhatian seseorang akan timbul karena adanya rangsangan dari luar, dalam kontek ini cahaya mengenai indra penglihatan manusia. Rangsangan dari luar yang berupa cahaya ini akan diteruskan ke otak untuk diproses apakah perlu adanya suatu reaksi atau respon. Rangsangan bisa menimbulkan perhatian seseorang apabila hal tersebut muncul dengan tiba tiba atau kadang kadang yang tidak tentu pastinya kapan waktu terjadinya. Lain halnya apabila ketika suatu rangsangan tersebut datangnya sering bahkan selalu terjadi, maka tidak akan menimbulkan suatu perhatian bagi seseorang karena sudah menjadi suatu kebiasaan. Hal ini juga terjadi pada saat malam hari, lampu kendaraan menyala merupakan suatu hal yang biasa, sehingga tidak menjadi suatu perhatian ketika berpapasan. Sebaliknya pada saat siang hari apabila ada kendaraan yang menyalakan lampunya akan menjadikan perhatian kendaraan yang berpapasan. Namun apabila semua kendaraan menyala maka lama kelamaan hal tersebut menjadi suatu hal yang biasa sehingga tidak menyita perhatian seperti halnya dimalam hari.</p>
<p>Kedua, dalam waktu bersamaan indera penglihatan kita akan mudah menangkap rangsangan yang memiliki daya pembeda dengan rangsangan yang lain. Daya pembeda untuk cahaya ada intensitas suatu cahay itu sendiri, semakin tinggi intensitas cahaya, semakin mudah pula tertangkap oleh mata. Jika semua lampu menyala pada saat yang bersamaan dan memiliki warna dan intensitas yang hampir sama, maka tidak ada daya pembeda antara lampu satu dengan lampu yang lain. Disamping itu untuk lampu kendaraan yang dinyalakan pada siang hari saat cuaca cerah tentu saja intensitas cahayanya tidak akan mampu menyaingi intensitas matahari, sehingga daya pembeda akan lemah untuk menarik perhatian seseorang.</p>
<p>Ketiga, sensitifitas syaraf sensorik pada indera kita termasuk mata memiliki ambang batasan. Mata yang sering terkena pancaran sinar dengan intensitas berlebihan  akan bertambah tinggi nilai ambang batasnya, sehingga nilai sensitifitas nya berkurang dan dalam jangka waktu yang lama akan dapat merusak mata itu sendiri. Lampu kendaraan yang ada sangatlah bervareasi. mulai dari intensitasnya maupun arah atau posisi pancarannya. Apabila sianr yang terpancar tersebut tepat mengenai mata pengendara yang berpapasan dan dengan intensitas yang tinggi bahkan sampai menyilaukan, maka hal tersebut akan merugikan.</p>
<p>Keempat, secara teknis umur bola lampu mempunyai batasan, sehingga apabila sering dinyalakan akan memperpendek umur bola lampu tersebut. Walaupun harga bola lampu tidaklah mahal, akan tetapi apabila sering mengganti bola lampu maka biaya perwatan kendaraan pun otomatis bertambah. Efek lainnya yang timbul akibat penyalaan lampu kendaraan adalah menambah pemanasan global ( Global Worming ), karena lampu menyala mengeluarkan energi panas.</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Foscorner.web.id%2F2009%2F10%2Fjogja-light-on%2F&amp;linkname=Jogja%2C%20Light%20On"><img src="http://oscorner.web.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oscorner.web.id/2009/10/jogja-light-on/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Peduli Gempa, Oh Indonesia ku</title>
		<link>http://oscorner.web.id/2009/10/peduli-gempa-oh-indonesia-ku/</link>
		<comments>http://oscorner.web.id/2009/10/peduli-gempa-oh-indonesia-ku/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 03 Oct 2009 01:49:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oscorner</dc:creator>
				<category><![CDATA[Love]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oscorner.co.cc/?p=140</guid>
		<description><![CDATA[Setelah saya mengalami sendiri dahsyatnya gempa diYogyakarta kemarinn&#8230;, hingga sampai sekarang pun masih ada sedikit ketakutan dengan yang namanya gempa. Ternyata bangsa kita, Indonesia masih  mendapat cobaan dengan GEMPA YANG BESAR lagi sekitar7,6 Skala Richter di Sumatra.  Semoga Bangsa kita kuat dalam menghadapi semua ini.
Bagi rekan rekan semua yang sekiranya ingin memberikan bantuannya, [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Setelah saya mengalami sendiri dahsyatnya gempa diYogyakarta kemarinn&#8230;, hingga sampai sekarang pun masih ada sedikit ketakutan dengan yang namanya gempa. Ternyata bangsa kita, Indonesia masih  mendapat cobaan dengan GEMPA YANG BESAR lagi sekitar7,6 Skala Richter di Sumatra.  Semoga Bangsa kita kuat dalam menghadapi semua ini.</p>
<p>Bagi rekan rekan semua yang sekiranya ingin memberikan bantuannya, <span id="more-140"></span></p>
<p>1. DATANG LANGSUNG SEBAGAI RELAWAN KE PADANG</p>
<p>Saya baca di internet ada Program dari PELNI DEPARTEMEN PERHUBUNGAN RI. yap siapa tau ada yg kosong waktunya dan tidak ada kegiatan lebih baik berangkat ke sana..apalagi yang masih muda SUMBER DAYA MANUSIA MASIH DIBUTUHKAN DISANA.</p>
<p>ini beritanya :<br />
Menurut petugas Hubungan Masyarakat Pelni yang dihubung VIVAnews, Jumat 2 Oktober 2009, kapal ini dijadwalkan berangkat dari Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Minggu 4 Oktober 2009 pukul 10.00. &#8220;Kalau untuk relawan gratis, asal ada surat jalan.</p>
<p>Kapal yang bisa memuat 23 peti kemas ini diharapkan bisa membawa relawan, tim medis, kru media cetak dan elektronik dan barang-barang bantuan. Relawan diharapkan pergi berombongan, bukan perseorangan.</p>
<p>Bagi relawan yang berminat atau butuh mengangkut bantuan, bisa mendaftarkan diri ke Posko Pelni di Terminal Penumpang Pelabuhan Tanjung Priok. Untuk informasi, bisa hubungi kantor Sekretariat Humas Ditjen Perhubungan Laut (021–3505006) atau Sekretariat Humas PT Pelni (021–6301249).</p>
<p>Selain KM Sinabung, PT Pelni juga akan menyiapkan kapal lain jenis roro (roll in-roll off) KM Ganda Dewata untuk memfasilitasi pengangkutan kendaraan-kendaraan operasional bencana dan evakuasi. Kapal tersebut dijadwalkan sandar di Pelabuhan Tanjung Priok 6 Oktober 2009.</p>
<p>ini link infonya : <a onmousedown="UntrustedLink.bootstrap($(this), &quot;8c7bacf9c99daf81ab3aab1b6d482ef8&quot;, event)" rel="nofollow" href="http://nasional.vivanews.com/news/read/94058-ada_kapal_gratis_ke_padang_untuk_relawan" target="_blank">http://nasional.vivanews.com/news/read/94058-ada_kapal_gratis_ke_padang_untuk_relawan</a></p>
<p>2.MELALUI PEMBERIAN BANTUAN DANA LEWAT REKENING2 PEDULI GEMPA..<br />
Banyak sekali program program TV Swasta yang bertujuan menggalang dana sosial diantaranya dari  TV-ONE dan METRO TV &#8230;Berikut nama PROGRAM PEDULI GEMPA DAN REKENING berbagai bank dari METRO TV dan TV ONE..</p>
<p>PROGRAM METRO TV UNTUK GEMPA SUMATRA</p>
<p>Nama Program DOMPET KEMANUSIAAN MEDIA GROUP</p>
<p>1.Rek BCA : 288-3333-888 an PT. MEDIA TELEVISI INDONESIA<br />
2.Rek MANDIRI : 117-0000-778894 an PT. MEDIA TELEVISI INDONESIA<br />
3.Rek BNI : 19466-0000 an PT. MEDIA TELEVISI INDONESIA</p>
<p>Terakhir tadi info yang saya dapatkan total saldo program metro TV ini pada pukul 16.30 adalah 8.383.515.097,70</p>
<p>PROGRAM TV-ONE UNTUK GEMPA SUMATRA</p>
<p>Nama Program : TVONE SATU UNTUK NEGERI</p>
<p>1.Rek BCA : 275-111111-0 an TVONE SATU UNTUK NEGERI<br />
2.Rek Mandiri : 125-000-7296-793 an TVONE SATU UNTUK NEGERI<br />
3.Rek BRI : 0386-01-000-111-304</p>
<p>Untuk keluarganya yang ada di padang mungkin bisa mendapatkan INFO MELALUI DUA HOTLINE yang saya rekomendasikan</p>
<p>1.HOTLINE PMI SUMBAR : 0752-21065<br />
2.HOTLINE GEMPA SUMBAR : 0751-9824871-80</p>
<p>INFO PENTING LAINNYA SAAT INI YANG BISA DIHUBUNGI DI DAERAH PADANG DAN PARIAMAN HANYA NOMER XL karena kantor dan BTS TELKOMSEL DAN INDOSAT RUSAK PARAH.</p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Foscorner.web.id%2F2009%2F10%2Fpeduli-gempa-oh-indonesia-ku%2F&amp;linkname=Peduli%20Gempa%2C%20Oh%20Indonesia%20ku"><img src="http://oscorner.web.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oscorner.web.id/2009/10/peduli-gempa-oh-indonesia-ku/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Buat Semuanya, Selamat Idhul Fitri 1430H</title>
		<link>http://oscorner.web.id/2009/09/buat-semuanya-selamat-idhul-fitri-1340h/</link>
		<comments>http://oscorner.web.id/2009/09/buat-semuanya-selamat-idhul-fitri-1340h/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Sep 2009 04:26:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oscorner</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oscorner.co.cc/?p=126</guid>
		<description><![CDATA[

Sayup terdengar takbir berkumandang
Tanda Ramadhan akan lewat
Ampunan diharap, barokah didapat
Taqobalallahu minna wa minkum
Mohon maaf lahir dan bathin
Selamat IdhuL Fitri 1 Syawal 1430H 


No related posts.


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;"><img class="aligncenter size-medium wp-image-127" title="selamat idhul fitri" src="http://oscorner.co.cc/wp-content/uploads/2009/09/selamat-idhul-fitri-300x225.png" alt="selamat idhul fitri" width="579" height="389" /></p>
<p style="text-align: center;">
<p style="text-align: center;">Sayup terdengar takbir berkumandang<br />
Tanda Ramadhan akan lewat<br />
Ampunan diharap, barokah didapat<br />
Taqobalallahu minna wa minkum<br />
Mohon maaf lahir dan bathin</p>
<p style="text-align: center;"><strong>Selamat IdhuL Fitri 1 Syawal 1430H </strong></p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Foscorner.web.id%2F2009%2F09%2Fbuat-semuanya-selamat-idhul-fitri-1340h%2F&amp;linkname=Buat%20Semuanya%2C%20Selamat%20Idhul%20Fitri%201430H"><img src="http://oscorner.web.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oscorner.web.id/2009/09/buat-semuanya-selamat-idhul-fitri-1340h/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Saykoji &#8220;Copy My Style&#8221;</title>
		<link>http://oscorner.web.id/2009/09/saykoji-copy-my-style/</link>
		<comments>http://oscorner.web.id/2009/09/saykoji-copy-my-style/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2009 17:01:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>oscorner</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://oscorner.co.cc/?p=114</guid>
		<description><![CDATA[Saykoji, Rapper yang digawangi oleh pria cubby ini meluncurkan lagu baru nya yang diberi judul &#8220;copy my style&#8220;, Lagu ini ditujukan untuk siapa saja yang mengklaim sesuatu sebagai miliknya&#8230;.hihihi&#8230;pas banget yahhh&#8230;.Berikut ini lirik lagu &#8220;Copy My Style&#8221;

you copy my style
you copy again
apa plagiat di negara lo lagi ngetrend?
ku tetap sabar tetap kau kuanggap friend
but sooner [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Saykoji</strong>, Rapper yang digawangi oleh pria cubby ini meluncurkan lagu baru nya yang diberi judul &#8220;<strong>copy my style</strong>&#8220;, Lagu ini ditujukan untuk siapa saja yang mengklaim sesuatu sebagai miliknya&#8230;.hihihi&#8230;pas banget yahhh&#8230;.Berikut ini lirik lagu &#8220;<strong>Copy My Style</strong>&#8221;</p>
<p><span id="more-114"></span></p>
<p style="text-align: center;">you copy my style<br />
you copy again<br />
apa plagiat di negara lo lagi ngetrend?<br />
ku tetap sabar tetap kau kuanggap friend<br />
but sooner or later i gotta take my stand</p>
<p style="text-align: center;">udah bolak balik sampe balik kebolak<br />
temen gue sampe keselek pas makan kolak<br />
lagi lagi berulang ulang terus terjadi<br />
tetangga bikin ulah lagi bikin sakit hati</p>
<p style="text-align: center;">suka ngaku ngaku kagak malu malu<br />
punya indonesia di klaim satu satu<br />
apa memang kalian yang gak mampu mampu<br />
buat budaya sendiri efek gak ampuh ampuh</p>
<p style="text-align: center;">baca rambu rambu, bangsaku berbudi luhur<br />
tapi usik terus, reputasi mu masuk kubur<br />
jujur gue bangga jujur gue bersyukur<br />
elo ngaku ngaku berarti progress lo mundur</p>
<p style="text-align: center;">panas ku bertutur kreasi bicara<br />
walau sudah jelas identitas ku dijarah<br />
joe farizal aja bisa minta maap<br />
masa yang lain kagak nyadar kagak tanggap</p>
<p style="text-align: center;">you copy my style<br />
you copy again<br />
apa plagiat di negara lo lagi ngetrend?<br />
ku tetap sabar tetap kau kuanggap friend<br />
but sooner or later i gotta take my stand</p>
<p style="text-align: center;">bukan mo sok nasionalis sombong mengangkat alis<br />
bukan mo sok gangster bukan sok sadis<br />
walau lagi ngetop bukan gue sok ngartis<br />
tapi bales pake lagu paling praktis</p>
<p style="text-align: center;">marah marah di internet, udah pasaran<br />
ngomel ngomel di pasar kagak sabaran<br />
kaya cacing kepanasan jenggot kebakaran<br />
rasanya gatel pengen ngasih tamparan</p>
<p style="text-align: center;">tapi gue orang nya cinta damai<br />
walau rasanya sulit untuk santai<br />
amunisi di samping nyiur melambai<br />
pakai musik rap ku siap membantai</p>
<p style="text-align: center;">memang satu rumpun masih sama melayu<br />
tapi melayu saykoji keras dan gak kemayu<br />
selendang rocker ku agak mendayu<br />
tapi coba ajak gue battle rap ayuk!!</p>
<p style="text-align: center;">you copy my style<br />
you copy again<br />
apa plagiat di negara lo lagi ngetrend?<br />
ku tetap sabar tetap kau kuanggap friend<br />
but sooner or later i gotta take my stand</p>
<p style="text-align: left;"><strong><a title="download saykoji copy my style" href="http://www.ziddu.com/download/6405037/Saykoji-CopyMyStyle_Again_.mp3.html" target="_blank">Download MP3 Saykoji Copy My Style</a></strong></p>
<a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Foscorner.web.id%2F2009%2F09%2Fsaykoji-copy-my-style%2F&amp;linkname=Saykoji%20%26%238220%3BCopy%20My%20Style%26%238221%3B"><img src="http://oscorner.web.id/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_171_16.png" width="171" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://oscorner.web.id/2009/09/saykoji-copy-my-style/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>27</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
